9 Penyebab Aliran Air Keran Kecil dan Cara Ampuh untuk Mengatasinya!

Tandon penuh tapi air tidak mengalir meskipun pompa air sudah diaktifkan merupakan situasi yang sangat mengkhawatirkan jika terjadi di rumah. Dalam keadaan seperti ini, terkadang aliran air untuk mencuci tangan sangat kecil bahkan sulit untuk mandi.

9 Penyebab Aliran Air Keran Kecil

Penyebab Aliran Air Keran Kecil

Berikut beberapa penyebab air tandon tidak mengalir deras yang perlu Anda ketahui:

1. Jenis Sumber Air

Jika instalasi air bersumber dari pompa air, besar kecilnya sebit air dipengaruhi oleh jarak dan ketinggian kran terhadap pompa tersebut. Semakin jauh dan semakin tinggi, semakin kecil debit airnya. Jika instalasi air bersumber dari tandon, besar kecilnya debit air dipengaruhi oleh ketinggian tandon . Semakin tinggi tandon air, maka semakin besar debit air pada kran tersebut.

Baca juga: Penyebab Pompa Air Ngempos dan Cara Mengatasinya

2. Kondisi Kran Air

Coba cek kondisi dan ukuran kran air. Apakah sudah dalam kondisi berkerak atau termakan korosi dan usia? Jika jawabannya iya, ada kemungkinan saluran krannya sudah terhalang. Hati-hati lepaskan kran dari tembok dan perhatikan kondisi saluran pangkal atau input dan juga saluran keluar atau output kran tersebut. Perlu kehati-hatian dalam melepaskan kran air yang sudah lama, mengingat material yang digunakan kran zaman sekarang jauh berbeda dengan kran zaman dahulu. Kran zaman sekarang sangat mudah rapuh termakan usia dan korosi, berbeda dengan kran air zaman dahulu yang benar-benar terbuat dari kuningan.

Baca juga: Menghitung Kapasitas Tangki Air

3. Jarak Tinggi Shower Dari Lantai

Jika setiap Shower atau kran memiliki perbedaan ketinggian dari jalur pipa distribusi, maka hal itu akan menyebabkan perbedaan tekanan dan debit air pada setiap kran.

 

4. Instalasi Pipa Air Dari Toren

Dari beberapa sumber, didapatkan informasi bahwa bentuk instalasi air yang lebih efektif dalam distribusi air adalah tersambung melingkar. Hal ini memang lebih boros dalam penggunaan material pipa, tetapi distribusi air akan menjadi lebih merata di semua outlet air.

Baca juga: Jenis-Jenis Pipa Saluran Air

5. Ukuran Kran Air, Pipa serta Selang Air

Seorang kontraktor bangunan berpengalaman pernah membagi kisah bahwa ukuran diameter pipa distribusi induk dari tandon sebaiknya lebih besar dari pada diameter pipa yang menuju ke kran. Hal ini untuk meningkatkan tekanan air pada kran.

6. Jumlah Lantai Bangunan Rumah

Instalasi pipa sebaiknya dibuat terpisah untuk setiap lantainya. Setiap lantai mendapatkan aliran langsung dari tandon. Hal ini agar setiap lantai mendapatkan distribusi air yang merata.

7. Tinggi Toren Air

Jika debit air pada lantai dua lebih kecil dibandingkan lantai 1, berarti posisi tandon belum cukup tinggi dari lantai 2. Hal ini karena hukum gravitasi bumi. Semakin tinggi sumber airnya, maka semakin besar tekanan air pada kran di bawahnya.

8. Pompa Air Lemah Atau Keluaran Airnya Kecil

Jika instalasi pipa air sudah terlanjur jadi, dan sulit untuk diperbaiki ukuran, jalur, dan bentuknya, maka mungkin perlu untuk dipikirkan penambahan pompa dorong (pompa booster) untuk mendorong aliran air dari tandon ke instalasi distribusi air. Tetapi perlu untuk memperhatikan bentuk sambungan dan jaringan instalasi pipa air untuk menghindari terjadinya penurunan debit air.

Baca juga: Penyebab Pompa Air Ngempos dan Cara Mengatasinya

9. Pipa Tersumbat

Penyumbatan pada saluran pipa juga dapat menyebabkan penurunan aliran air pada keran. Ketika pipa tersumbat oleh karat atau kotoran, hal ini dapat mengurangi laju aliran air yang keluar dari keran, menyebabkan tekanan yang rendah dan mengganggu kelancaran aliran air di seluruh sistem pipa. Membersihkan atau mengganti pipa yang tersumbat mungkin diperlukan untuk mengembalikan aliran air yang optimal di rumah Anda.

Cara Mengatasi Air Kecil dari Toren

Untuk mengatasi aliran air keran yang kecil, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Matikan Aliran Air

Cara pertama untuk meningkatkan tekanan air dari toren tanpa pompa adalah menonaktifkan aliran air. Temukan katup penutup perlengkapan di bawah wastafel dan putar pegangannya searah jarum jam. Jika tidak ada katup penutup pada keran Anda, matikan pasokan air utama untuk seluruh rumah. Lakukan hal ini sebelum membongkar keran air Anda.

2. Melepas Keran Air

Setelah mematikan sumber air, lepaskan keran air Anda, umumnya hal ini bisa dilakukan dengan memutar kepala keran berlawanan arah jarum jam. Jika tidak bisa, Anda bisa menggunakan tang untuk melepaskan kepala keran.

3. Bersihkan Filter atau Saringan

Jika pada ujung keran air anda terdapat filter atau saringan, bersihkan dengan cara menyikatnya dengan perlahan, pastikan seluruh kotoran menghilang.

4. Periksa Saluran Pipa

Periksa saluran pipa menuju keran untuk memastikan tidak ada penyumbatan atau kerusakan. Bongkar dan bersihkan saluran pipa jika perlu.

5. Pasang Keran Air Kembali

Jika Anda sudah selesai membersihkan pipa menuju keran dan filter keran, pasang kembali keran Anda dengan searah jarum jam, pastikan Anda memasang dengan kencang dan rapat agar air tidak mengalir keluar jalur.


6. Buka Katup Air

Buka kembali katup air di bawah saluran wastafel Anda atau buka kembali katup sumber air rumah Anda, pastikan katup terbuka secara penuh untuk menghindari aliran air keran kecil.

Faktor yang Berpengaruh Kencang atau Tidaknya Tekanan Air

Faktor yang Berpengaruh Kencang atau Tidaknya Tekanan Air

Tekanan air yang keluar dari keran di rumah Anda dipengaruhi oleh berbagai faktor. Memahami hal ini sangat penting untuk menentukan penyebab utama aliran air kecil dan menemukan solusi yang tepat. Berikut adalah beberapa faktor utama yang berpengaruh:

1. Posisi Tangki Air

Jika tangki air Anda terletak di tempat yang rendah, tekanan air yang dihasilkan cenderung kecil. Idealnya, tangki air dipasang di tempat yang lebih tinggi agar gravitasi dapat membantu meningkatkan tekanan.

2. Kondisi Pipa Air

Pipa yang tersumbat oleh kotoran, karat, atau endapan mineral dapat menghambat aliran air dan mengurangi tekanannya. Pengecekan berkala penting untuk mencegah masalah ini.

3. Diameter Pipa

Diameter pipa yang terlalu kecil tidak akan mampu mengalirkan air dengan volume dan tekanan yang optimal. Pilih pipa dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan rumah Anda.

4. Jarak Sumber Air ke Keran

Semakin jauh jarak antara sumber air (seperti pompa atau tangki) ke keran, semakin besar potensi penurunan tekanan air. Hal ini sering terjadi di rumah berlantai banyak.

5. Kapasitas Pompa Air

Jika Anda menggunakan pompa air, pastikan kapasitasnya mencukupi untuk mendistribusikan air ke seluruh rumah. Pompa yang kurang kuat dapat menyebabkan tekanan air kecil, terutama saat digunakan secara bersamaan di beberapa titik.

Kesimpulan

Buka kembali katup air di bawah saluran wastafel Anda atau buka kembali katup sumber air rumah Anda, pastikan katup terbuka secara penuh untuk menghindari aliran air keran kecil.

Memahami akar penyebab dari aliran air yang kecil bisa membantu Anda menyelesaikan masalah tersebut dengan tepat. Di Klopmart, kami menyediakan berbagai macam material untuk bangunan Anda, dari pipa dengan berbagai ukuran hingga peralatan peningkat tekanan air. Dapatkan produk berkualitas dan informasi yang tepat untuk memastikan kelancaran aliran air rumah Anda di Klopmart!

Klopmart, sebagai Toko Jual Material Bahan Bangunan Online Terlengkap, menyediakan berbagai pilihan bahan bangunan berkualitas tinggi, mulai dari semen, cat, hingga alat perkakas dari merek-merek ternama.

Dengan harga yang kompetitif, pengiriman cepat, dan layanan pelanggan yang ramah, Klopmart adalah pilihan tepat untuk memenuhi semua kebutuhan renovasi rumah Anda. Kunjungi Klopmart sekarang dan temukan bahan bangunan serta perkakas yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Klopmart!

Media

Klopmart

KlopMart adalah platform digital untuk solusi terkini kebutuhan material bahan bangunan yang terhubung ke berbagai suplier dan distributor terpercaya dengan jaminan kualitas terbaik dan harga terjangkau.

Inspirasi Lainnya

5 Cara Mengatasi Pompa Air Mati Hidup Sendiri di Rumah

Pompa dan Pipa

5 Cara Mengatasi Pompa Air Mati Hidup Sendiri di Rumah

Selengkapnya
5 Penyebab Pompa Air Mati Total dan Cara Memperbaikinya

Pompa dan Pipa

5 Penyebab Pompa Air Mati Total dan Cara Memperbaikinya

Selengkapnya
Apa Penyebab Pompa Air Bunyi Cetak Cetek? Ini Dia Solusinya!

Pompa dan Pipa

Apa Penyebab Pompa Air Bunyi Cetak Cetek? Ini Dia Solusinya!

Selengkapnya